Close Search Menu

PLTS Atap 2,59 MWp di Majalengka: Langkah Shoetown Ligung Indonesia Menuju Operasi Lebih Bersih

Bagi perusahaan manufaktur yang menjadi bagian dari rantai pasok global, transisi energi bersih kini semakin berkaitan dengan strategi bisnis jangka panjang. Pengurangan emisi sudah menjadi bagian dari komitmen yang lebih luas terhadap pelanggan, mitra, dan standar keberlanjutan global.

Hal ini terlihat dari proyek PLTS atap PT Shoetown Ligung Indonesia di Majalengka, Jawa Barat. Bersama PT Masdar Mitra Solar Radiance, Shoetown mengembangkan sistem PLTS atap berkapasitas 2,59 MWp untuk mendukung kebutuhan energi bersih di fasilitas manufakturnya. 

Proyek ini diresmikan pada 20 Mei 2025 dan menjadi salah satu contoh bagaimana sektor industri dapat mulai mengadopsi energi terbarukan secara lebih terencana. 

PT Shoetown Ligung Indonesia merupakan salah satu produsen sepatu berskala besar yang beroperasi di Majalengka, Jawa Barat. Sejak didirikan pada 2016, Shoetown telah menjadi bagian dari Shoetown Group Indonesia dan dikenal melalui kemitraannya dengan merek global terkemuka, Nike

Dengan fasilitas seluas 40,67 hektare dan lebih dari 12.125 karyawan, Shoetown memiliki peran penting dalam rantai pasok global industri alas kaki. Hampir seluruh produksinya diekspor ke berbagai negara, termasuk Tiongkok, Jepang, Korea, Amerika Serikat, Brasil, dan Afrika Selatan.

Skala operasional global ini membuat kebutuhan energi menjadi bagian penting dari strategi keberlanjutan perusahaan. Untuk sektor manufaktur, setiap langkah efisiensi energi dan pengurangan emisi dapat memberi dampak yang lebih luas, baik bagi perusahaan sendiri maupun bagi pelanggan dan mitra di sepanjang rantai pasok.

Mengapa Shoetown mulai beralih ke energi surya?

Berdasarkan wawancara dengan perwakilan tim Energy Carbon dari Departemen RSC Shoetown, keputusan penggunaan solar PV berangkat dari dua dorongan yang saling berkaitan. Pertama, program keberlanjutan dari Nike sebagai mitra merek global, dan yang kedua adalah target penurunan emisi karbon yang ditetapkan langsung oleh headquarter Shoetown.

Departemen RSC sendiri memayungi lingkup yang luas, mulai dari kepatuhan lingkungan hingga keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Sehingga, urusan energi bersih di sini tidak dilihat sebagai proyek teknis yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari agenda kepatuhan dan keberlanjutan perusahaan secara keseluruhan.

Bagi Shoetown, PLTS atap menjadi salah satu langkah konkret untuk menghadirkan sumber listrik yang lebih bersih di area produksi. Dengan memanfaatkan atap fasilitas manufaktur, perusahaan dapat menghasilkan sebagian kebutuhan listriknya dari energi surya dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi berbasis fosil.

Detail proyek PLTS atap Shoetown

Untuk mendukung kebutuhan energi bersih di fasilitas manufakturnya, Shoetown bekerja sama dengan Solar Radiance dalam pengembangan PLTS atap di Majalengka, Jawa Barat. Proyek ini dirancang untuk menghasilkan listrik dari energi surya dalam skala yang relevan bagi operasional industri, sekaligus mendukung target pengurangan emisi perusahaan dalam jangka panjang. Berikut ringkasan proyek PLTS atap Shoetown:

Proyek ini dikembangkan di fasilitas manufaktur Shoetown di Majalengka. Dengan kapasitas 2,59 MWp, sistem PLTS atap tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 3.793 MWh listrik per tahun. 

Dalam jangka panjang, sistem ini mendukung kebutuhan energi bersih untuk aktivitas operasional Shoetown melalui kerja sama selama 20 tahun. 

Dengan kapasitas dan estimasi produksi energi tersebut, proyek PLTS atap Shoetown menunjukkan bagaimana fasilitas manufaktur dapat mulai memanfaatkan energi surya dalam skala yang relevan bagi operasionalnya. Dalam hal ini, sistem PLTS atap tidak berdiri sebagai instalasi panel semata, tetapi menjadi bagian dari strategi energi perusahaan dalam jangka panjang.

Dampak lingkungan dari proyek ini

Dari sisi lingkungan, proyek PLTS atap Shoetown diproyeksikan memangkas emisi karbon hingga 63.238 metrik ton sepanjang masa kerja sama tersebut. Agar lebih mudah dibayangkan, angka itu bisa disetarakan sebagai berikut:

Dampak lingkungan Estimasi
Pengurangan emisi karbon 63.238 metrik ton CO₂ selama masa kontrak
Setara dengan penanaman pohon ~1,9 juta pohon
Setara dengan pengurangan emisi kendaraan ~352 juta kilometer perjalanan mobil

Dalam pelaporan emisi perusahaan, dampak karbon umumnya dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu Scope 1, Scope 2, dan Scope 3. Pembagian ini membantu perusahaan memahami dari mana emisi berasal, sekaligus menentukan langkah pengurangan yang paling relevan untuk operasional dan rantai pasoknya.

Kategori dampak karbon Jenis Emisi Contoh
Scope 1 Emisi langsung dari aktivitas perusahaan Pembakaran bahan bakar di fasilitas produksi atau kendaraan operasional milik perusahaan
Scope 2 Emisi tidak langsung dari listrik atau energi yang dibeli Penggunaan listrik dari jaringan PLN untuk menjalankan operasional pabrik
Scope 3 Emisi tidak langsung lain yang terjadi di sepanjang value chain Produksi bahan baku, logistik, distribusi, hingga pengelolaan limbah produksi

Bagi Shoetown, penggunaan listrik dari PLTS atap dapat membantu mengurangi emisi tidak langsung dari energi yang digunakan dalam operasional perusahaan, atau yang umum dikategorikan sebagai Scope 2. Namun dampaknya juga dapat meluas ke rantai pasok.

Bagi pelanggan dan mitra global, aktivitas produksi dari pemasok dapat menjadi bagian dari emisi tidak langsung lainnya, atau Scope 3. Karena itu, penggunaan energi surya di fasilitas produksi Shoetown dapat berkontribusi pada pengelolaan emisi di sepanjang value chain atau rantai nilai. Hal ini menjadi semakin penting bagi merek global yang memiliki target dekarbonisasi dan membutuhkan dukungan dari pemasoknya.

Dengan kata lain, PLTS atap tidak hanya memberi manfaat bagi fasilitas yang menggunakannya. Dalam konteks rantai pasok global, energi bersih di tingkat pemasok juga dapat membantu perusahaan lain memahami dan menurunkan jejak karbon dari produk yang mereka hasilkan.

Dukungan maintenance dan safety sebagai nilai tambah

Selain dampak lingkungan, Shoetown juga menyoroti pengalaman kerja sama dengan Solar Radiance dari sisi pelayanan, maintenance, dan keamanan.

Perwakilan Shoetown menyampaikan bahwa pelayanan Solar Radiance dinilai sangat baik, terutama dari sisi kecepatan respons ketika ada kendala di lapangan. Dukungan maintenance yang cepat menjadi faktor penting bagi lingkungan manufaktur, karena stabilitas operasional perlu dijaga secara konsisten. 

Dari sisi safety, Shoetown menilai Solar Radiance sebagai vendor dengan kelengkapan dan standar keamanan yang sangat baik. Hal ini penting karena proyek energi surya di area manufaktur perlu memperhatikan keselamatan kerja, koordinasi dengan operasional pabrik, serta standar pelaksanaan di lapangan.

Untuk proyek industri, keberhasilan PLTS atap tidak hanya ditentukan oleh kapasitas sistem atau jumlah panel yang terpasang. Keandalan partner juga terlihat dari cara proyek direncanakan, dijalankan, dipantau, dan dirawat setelah beroperasi.

Mendorong energi bersih di sektor industri Majalengka

Proyek PLTS atap Shoetown juga menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong pemanfaatan energi bersih di sektor industri Majalengka. Kehadiran Bupati Majalengka dalam seremoni proyek ini menunjukkan bahwa inisiatif ini tidak hanya menjadi milestone bagi Shoetown dan Solar Radiance, tetapi juga mendapat perhatian sebagai bagian dari perkembangan energi bersih di tingkat daerah

Untuk wilayah dengan aktivitas industri yang terus berkembang, proyek seperti ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain. Energi surya tidak lagi hanya relevan untuk perusahaan yang memiliki agenda keberlanjutan yang tinggi. Bagi banyak fasilitas komersial dan industri, PLTS atap juga dapat menjadi cara untuk mengelola biaya energi, mengurangi emisi, dan meningkatkan kesiapan bisnis menghadapi tuntutan keberlanjutan dari pasar.

Mengapa Shoetown memilih Solar Radiance?

Dalam proses pemilihan partner, Shoetown melihat bahwa solusi Solar Radiance mampu mencakup kebutuhan mereka secara menyeluruh. Berdasarkan testimoni yang kami dapatkan, Solar Radiance dinilai sudah memenuhi kriteria yang dibutuhkan, mulai dari sisi harga, jaminan kualitas, hingga dukungan operasional setelah sistem berjalan.

Bersama Solar Radiance, proyek PLTS atap tidak hanya dilihat sebagai pekerjaan instalasi. Solusi yang kami tawarkan mencakup proses yang lebih lengkap, mulai dari technical analysis, financing, engineering, procurement, construction, hingga operation and maintenance. 

Pendekatan ini sangatlah relevan bagi perusahaan yang ingin mengadopsi tenaga surya tanpa harus menanggung kompleksitas teknis secara mandiri. Dalam model seperti ini, Solar Radiance membantu perusahaan merencanakan, membangun, mengoperasikan, dan merawat sistem PLTS agar dapat mendukung kebutuhan energi dalam jangka panjang.

Mulai transisi energi bersih bersama Solar Radiance

 

Shoetown Ligung Indonesia menunjukkan bahwa transisi energi bersih di sektor manufaktur dapat dimulai dari aset yang sudah dimiliki perusahaan, yaitu atap fasilitas operasionalnya.

Melalui PLTS atap berkapasitas 2,59 MWp, Shoetown tidak hanya mendukung target keberlanjutan internal dan pelanggan globalnya. Perusahaan juga memperkuat langkah menuju operasi yang lebih bersih, terukur, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Bagi perusahaan komersial dan industri, adopsi PLTS atap tidak harus dimulai dengan investasi besar atau pengelolaan teknis yang kompleks secara mandiri. Solar Radiance mendukung bisnis melalui solusi yang mencakup technical analysis, financing, engineering, procurement, construction, operation, dan maintenance.

Ingin mengetahui potensi PLTS atap untuk fasilitas Anda? Hubungi tim Solar Radiance atau kontak melalui email marketing@solar-radiance.co.id untuk konsultasi lebih lanjut.

Ikuti juga media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru seputar energi surya dan tren industri:

Instagram: @solarradiance_id 

LinkedIn: Solar Radiance

 

FAQ

Mengapa perusahaan manufaktur seperti Shoetown mulai menggunakan PLTS atap?

Perusahaan manufaktur mulai menggunakan PLTS atap karena kebutuhan energi yang besar dan target pengurangan emisi yang semakin relevan dalam rantai pasok global. Dalam proyek Shoetown, Solar Radiance membantu menyediakan solusi PLTS atap yang mendukung kebutuhan energi bersih di fasilitas produksi.

Apa manfaat PLTS atap bagi perusahaan yang menjadi bagian dari rantai pasok global?

PLTS atap dapat membantu perusahaan mengurangi emisi dari penggunaan energi, sekaligus mendukung pelanggan atau partner yang memiliki target dekarbonisasi. Solar Radiance membantu bisnis menerapkan solusi ini secara lebih terencana melalui pengembangan, pengoperasian, dan perawatan sistem PLTS.

Apakah perusahaan harus mengelola sistem PLTS sendiri?

Tidak. Bersama Solar Radiance, perusahaan dapat mengadopsi PLTS atap dengan dukungan menyeluruh, mulai dari technical analysis, financing, engineering, procurement, construction, hingga operation and maintenance.

Mengapa maintenance penting dalam proyek PLTS atap industri?

Maintenance penting untuk menjaga performa dan keandalan sistem, terutama di lingkungan manufaktur yang membutuhkan operasional stabil. Dalam proyek Shoetown, dukungan responsif dari Solar Radiance menjadi salah satu nilai tambah yang disoroti oleh pihak pelanggan.

 

Bagaimana cara mengetahui potensi PLTS atap untuk fasilitas bisnis?

Setiap fasilitas memiliki kondisi atap, profil beban listrik, dan kebutuhan energi yang berbeda. Solar Radiance dapat membantu melakukan analisis teknis untuk menilai potensi PLTS atap dan menentukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.

PT Masdar Mitra Solar Radiance